Ditoko sepatu
milikinya yang terletak di Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati, Jani Ahmad
sibuk membuat pola. Ketika ada salah satu mesin jahit yang rusak, dengan lihai
ia membenahinya.
Jani, begitu ia
biasa disapa memasarkan dan memproduksi sandal dan sepatu. Bahkan ia telah
mematenkan merek untuk produknya, yakni merek Pas Clasik. Mantan
pekerja di pabrik sepatu ternama ibukota Jakarta ini pun berbagi kisah
suksesnya.
“Semua dimulai dari
tahun 1986. Saat itu saya bekerja di pabrik sepatu ternama di Jakarta. Saya
berpikir tidak mungkin saya terus-terusan jadi pekerja. Untuk itu saat 1992,
saya memutuskan pulang kampung dan buka usaha pembuatan sepatu sendiri,”
tuturnya pria yang bermukin di Desa Suwaduk, Wedarijaksa ini.
Dengan modal Rp 1
juta, Jani memulai usahanya. Ia mulai menerima pesanan pembuatan sepatu dan
sandal. Ia mengutamakan kualitas. Karena itu sepatu buatannya dikenal berkelas
dan awet. Usahanya pun berkembang hingga memiliki aset senilai Rp 500 juta.
Dengan perkembangan
usaha yang ia miliki, kini Jani memperkerjakan 16 karyawan untuk membantunya.
Pemasaran produknya sendiri sudah menjangkau luar kota bahkan luar pulau.
Sepatu buatannya terbuat dari kulit asli. Jahitannya juga halus. Selain itu,
produknya terkenal awet. Namun, ia tak mematok harga terlalu mahal. Bagi Jani,
yang terpenting usahanya lancar.
Untuk sepasang
sepatu wanita, harganya dibandrol Rp 125 ribu hingga Rp 195 ribu. Sedangkan
untuk sepasang sepatu pria, harganya bekisar Rp 153 ribu hingga Rp 257 ribu.
“Tentunya harga disesuaikan ukuran dan model,” terang ayah tiga orang anak ini.
Salah satu
keunggulan toko sepatunya adalah menerima berbagai pesanan. Jika model sudah
ada di toko, Jani akan mematok harga sesuai harga barang. Namun jika modelnya
belum ada di toko dan pemesan membawa contoh model sendiri, maka pemesan akan
dikenakan harga Rp 20 ribu sebagai tambahan ongkos pembuatan pola.
“Di sini luwes,
pembeli bisa pesan model apa saja, ukuran berapa saja. Harga juga menyesuaikan.
Karena saya ingin memudahkan konsumen untuk memiliki sepatu berkualitas yang
pas untuk dipakainya,” tuturnya.

No comments:
Post a Comment