Sebagai Orangtua,
Tentu Anda Ingin Anak Tumbuh Dan Berkembang Menjadi Pribadi Yang Sukses Dan
Bisa Dibanggakan. Seperti Dijelaskan Di Berikut Hal-Hal Yang Dapat
Diajarkan Pada Anak.
1. 3 Kata Sakti: Tolong, Maaf Dan Terima Kasih
Mengajarkan Sopan
Santun Kepada Anak Anda Tidak Boleh Ketinggalan 3 Kata Sakti Ini: Tolong, Maaf
Dan Terima Kasih. Anak Harus Dibiasakan Dengan Kata-Kata Tersebut Dalam
Kehidupan Sehari-Hari.
Caranya, Dengan
Memberikan Contoh Kepada Mereka. Ucapkan Terima Kasih Kepada Orang Yang Sudah
Memberikan Pertolongan Atau Sesuatu Kepada Anda. Katakan Tolong, Jika Anda
Meminta Bantuan Kepada Orang Lain.
Ucapkan Maaf, Bila
Melakukan Kesalahan. Semua Bisa Diajarkan Dengan Bermain Peran Bersama Anak,
Atau Saat Anda Sedang Berkomunikasi Dengan Pasangan Anda Di Depan Si Kecil.
2. Boleh Menangis Tapi Pertimbangkan Juga Faktor Usia
Anak, Penyebabnya,
Apabila Anak
Dilarang Menangis, Maka Emosinya Akan Tertahan, Dan Ia Dapat Tumbuh Dengan
Tertekan. Menurut Psikolog Ine Indriani, Sebelum Orang Tua Melarang Anak
Menangis, Sebaiknya Pertimbangkan Juga Faktor Usia Anak, Penyebabnya, Dan Cara
Yang Tepat Untuk Menghentikannya.
Anak Perlu Tumbuh
Dengan Kemampuan Untuk Mengontrol Emosinya Dengan Baik. Oleh Karena Itu, Orang
Tua Perlu Memberikan Kesempatan Anaknya Menangis Untuk Mengungkapkan Emosinya.
3. Bermain Ke Dapur Karena Memasak Bersama Anak Dapat
Membuat Ikatan Antara Anak Dan Orang Semakin Erat
Aktivitas Di Dapur
Dapat Mengenalkan Si Kecil Dengan Berbagai Macam Sayuran, Buah, Bumbu Masak Dan
Manfaatnya. Tidak Hanya Anak Perempuan, Anak Laki-Laki Juga Boleh, Bunda.
Menurut Esther
Boylan Wolfson, Praktisi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Asal As, Memasak Bersama
Anak Merupakan Kegiatan Yang Sangat Menyenangkan, Dan Ikatan Antara Anak Dan
Orang Tua Pun Semakin Erat, Meskipun Suasana Dapur Akan Menjadi Kacau Dan
Berantakan.
4. Ajarkan Anak Laki-Laki Anda Cara Menghormati Kaum
Perempuan Sedini Mungkin
Ajarkan Anak
Laki-Laki Anda Cara Menghormati Kaum Perempuan Sedini Mungkin, Mulai Dari
Nenek, Ibu, Bibi Atau Tante, Kakak Atau Adik, Sehingga Ketika Dewasa Nanti, Ia
Juga Akan Menghargai Dan Menghormati Perempuan-Perempuan Lain Dalam Hidupnya,
Misalnya Istri Atau Teman-Temannya.
Anda Dapat Memulai
Dengan Mengajarkan Ia Berbicara Sopan Dan Tidak Menggunakan Kekerasan Fisik
(Ini Dasar Yang Paling Penting!). Tekankan Bahwa Meski Anak Anda Kuat, Bukan
Berarti Ia Memiliki Hak Untuk Melukai Orang Lain.
5. Dengan Bermain Boneka, Anak Dapat Mengembangkan
Imajinasi Dan Belajar Berempati
Baik Anak Perempuan
Atau Laki-Laki Dapat Memperoleh Manfaat Baik Dari Bermain Boneka. Dengan
Bermain Boneka, Si Kecil Dapat Mengembangkan Imajinasi, Belajar Berempati,
Mengasah Keterampilan Sosial Dan Mengeskpresikan Perasaan Kepada Orang Lain.
Pilihlah Boneka Yang
Berukuran Sesuai Dengan Ukuran Tubuh Anak, Agar Mudah Dimainkan. Anda Juga
Dapat Mengajak Ia Bermain Peran, Seperti Menjadi Guru, Dokter, Atau Lainnya.
Kreatiflah Menciptakan Peran Dan Cerita. Banyak Sekali Yang Bisa Dieksplorasi
Saat Anak Bermain Boneka.
6. Ajakarkan Tata Cara Makan Dan Penggunaan Peralatan
Makan Yang Tepat
Tidak Ada Kata
Terlalu Dini Untuk Mengajarkan Aturan Yang Digunakan Saat Makan, Serta
Penggunaan Peralatan Makan Yang Tepat, Kepada Si Kecil. Hal Ini Dapat Membawa
Perubahan Positif Dalam Perilaku Anak Anda, Dan Membantu Ia Mengembangkan
Nilai-Nilai Moral.
Contohnya, Ajarkan
Si Kecil Untuk Tidak Berbicara Saat Makanan Masih Ada Di Dalam Mulut, Dan
Menyisakan Makanan. Ajak Juga Anak Berdoa Sebelum Makan Dimulai Sebagai Rasa
Syukur Atas Makanan Yang Telah Tersaji.
7. Berpakaian Rapi Dan Menyesuaikan Dengan Acaranya
Tentu Saja,
Dibutuhkan Kesabaran, Konsitensi Dan Latihan Dari Anda Untuk Mengajarkan Si
Kecil Hal Ini. Anda Bisa Mengajarkan Anak Bahwa Berpakaian Bukan Sekadar
Membalut Tubuh Dengan Setelan, Melainkan Perlu Disesuaikan Juga Dengan Acara
Yang Akan Dihadiri Dan Cuaca Yang Saat Itu.
Misalnya, Anak Harus
Tahu Di Mana Dan Pada Situasi Apa Ia Bisa Menggunakan Baju Tidur, Atau Kalau Ke
Sekolah, Ia Harus Memakai Seragam.
8. Ajarkan Berbicara Dan Bersikap Sopan
Usia Balita
Merupakan Masa Di Mana Anak Menjadi Peniru Ulung, Termasuk Dalam Hal Kesopanan
Berbicara Dan Bersikap. Anda Lah Yang Harus Menjadi Contoh Bagi Si Kecil.
Usahakan Anda Tidak
Berkata Kasar Kepada Anak Maupun Siapa Pun Di Lingkungan Anda. Tanamkan Juga
Kosakata Yang Baik, Dan Jangan Lupa Ajarkan Ia Untuk Tidak Memotong Pembicaraan
Orang Lain. Latih Dan Ingatkanlah Untuk Belajar Bergantian Saat Berbicara.
9. Kasih Sayang Terhadap Sesama Perlu Ditanamkan Sejak
Dini, Salah Satunya Dengan Memeluk
Mengajari Kasih
Sayang Terhadap Sesama Perlu Ditanamkan Sejak Dini Kepada Anak. Salah Satu
Caranya Adalah Dengan Cara Memeluk Orang Yang Disayangi, Seperti Kakek, Nenek,
Orang Tua, Kakak Atau Adik, Maupun Sanak Saudara.
Namun Perlu Diingat
Dan Diajarkan Bahwa Tidak Semua Orang Bisa Dipeluk. Sehingga Si Kecil Pun
Jangan Sembarangan Memeluk Orang Yang Tidak Dikenal Dekat.
Menurut Psikolog Dan
Penulis Buku The Miracle Of Huge, Melly Puspita Sari Bahwa Memberikan Pelukan
Pada Anak Minimal 8 Kali Sehari Untuk Memberikan Energi Sehingga Anak
Bisa Beraktivitas Dan Mengoptimalkan Potensinya.
10. Tidak Boleh Kasar Dan Orangtua Juga Harus Memberikan
Contoh Perilaku Yang Tidak Kasar
Sangat Tidak Nyaman
Melihat Perilaku Anak Yang Kasar Sehingga Menyebabkan Anak Lain Mengalami
Kerugian, Seperti Menendang Temannya Hingga Menangis.
Arahkan Si Kecil
Untuk Mengendalikan Emosinya Dan Melepaskannya Dengan Cara Yang Positif.
Ingat, Anda Juga Harus Memberikan Contoh Perilaku Yang Tidak Kasar.
11. Mau Menerima Kekalahan, Tekankan Bahwa Bermain Bukan
Soal Menang Atau Kalah
Saat Bermain Bersama
Teman-Temannya, Si Kecil Tiba-Tiba Menangis Karena Kalah Dalam Permainan.
Tenangkan Ia, Dan Secara Perlahan, Tekankan Bahwa Bermain Bukan Soal Menang
Atau Kalah.
Ajarkan Anak Untuk
Menghargai Proses Bukan Hasil Akhir. Dengan Begitu, Ia Akan Lebih Mudah
Menerima Kekalahan.
Menurut Dr. Darrell
Burnett, Psikolog Klinis Asal As, “Ada Tiga Alasan Anak-Anak Bermain, Yaitu
Untuk Bersenang-Senang, Belajar Keterampilan Dan Menikmati Banyak Aktivitas.
Menang Justru Berada Urutan Bawah.”
12. Bertanggung Jawab, Ajarkan Anak Harus Bersedia
Menerima Akibat Dari Apa Yang Telah Kita Perbuat.
Tidak Perlu Ragu
Mengajarkan Anak Bertanggung Jawab. Tanggung Jawab Bisa Diajarkan Sedini
Mungkin.
Cara Pertama Adalah
Dengan Memberikan Pengertian Kepada Anak Arti Tanggung Jawab. Tanggung Jawab
Adalah Sikap Di Mana Kita Harus Bersedia Menerima Akibat Dari Apa Yang Telah
Kita Perbuat.
Untuk Buah Hati
Anda, Mulailah Dari Hal-Hal Kecil, Seperti Usahakan Ia Membereskan Mainan
Setelah Selesai Bermain, Biasakan Ia Meletakkan Piring Dan Gelas Kotor Yang Ia
Gunakan. Hal Ini Bukan Sesuatu Yang Instan Memang, Jadi Bersabarlah Dalam
Mengajari Si Kecil, Ya.
13. Ajarkan Keterbukaan, Usia 2-3 Tahun, Anak Sudah Dapat
Diajarkan Tentang Keterbukaan
Bisa Mulai
Dibiasakan Sejak Anak Lancar Berbicara Dan Bisa Diajak Berkomunikasi. Biasanya
Di Usia 2-3 Tahun, Anak Sudah Dapat Diajarkan Tentang Keterbukaan.
Seperti, Tanyakan Ia
Lebih Setuju Pergi Berenang Atau Main Sepeda, Atau Minta Pendapatnya Mengenai
Liburan Keluarga Yang Akan Anda Rencanakan.
Jika Si Kecil Sudah
Lebih Besar, Saat Ia Pulang Sekolah, Tanyakan Tentang Harinya Di Kelas, Apa
Yang Ia Suka Dan Tidak Suka Dari Pelajarannya Hari Itu. Anak Pun Jadi Terbiasa
Menceritakan Apa Yang Ia Hadapi Sehari-Hari.
14. Kebersihan Agar Anak Bertindak Seenaknya Dan Tidak
Mencintai Kebersihan Lingkungannya.
Memang Tidak Mudah
Mengajarkan Tentang Kebersihan Kepada Anak-Anak, Namun Jika Tidak Ditanamkan
Sejak Dini, Maka Si Kecil Akan Bertindak Seenaknya Dan Tidak Mencintai
Kebersihan Lingkungannya.
Anda Dapat Mulai
Dengan Membiasakan Ia Merapikan Tempat Tidur Setelah Bangun, Mandi 2 Kali
Sehari, Menggosok Gigi Setelah Bangun Dan Sebelum Tidur, Membuang Sampah Pada
Tempatnya, Cuci Tangan Sebelum Makan, Dan Membantu Orang Tua Membersihkan Rumah
Di Akhir Pekan.
15. Penting Percaya Diri Diajarkan Sejak Dini
Tahukah Anda Bahwa
Dorongan Dari Orangtua Akan Membuat Buah Hati Anda Tambah Percaya Diri Sehingga
Semakin Menonjol Dan Percaya Diri Di Antara Teman-Temannya?
Untuk Itu, Sejak
Bayi Bebaskan Dirinya Bereksplorasi Sehingga Ia Bisa Memuaskan Keingintahuannya
Dan Berkembang Menjadi Anak Yang Kreatif Dan Pintar. Tanamkan Citra Diri Yang
Baik Sejak Belia. Buat Ia Merasa Menjadi Anak Yang Berharga Dan Dibanggakan
Oleh Anda Dan Ayahnya

No comments:
Post a Comment