Sebentar lagi, memasuki bulan puasa Ramadan. Fisik strong dan
prima selalu dibutuhkan agar kita dapat menjalani ibadah dengan baik. Namun
malah sebaliknya saat bulan Ramadan, Perubahan pola konsumsi dan gaya hidup
sedikit banyak bakal memengaruhi kondisi tubuh. Oleh Sebab itu, agar kita tak
jatuh sakit dan tetap lancar dalam beribadah, Waspadailah 5 hal yang sering
menganggu kesehatan kita pada saat bulan puasa
yaitu:
Kelelahan, Saat bulan puasa, tubuh kita
biasanya bangun lebih awal dan lebih cepat pada waktu sahur dan sering tidur
larut malam usai salat tarawih. Pola tidur kurang akan tetapi aktivitas tetap
sama seperti hari biasanya akan membuat tubuh kita rawan kelelahan. Kelelahan itu
akan membuat kantuk dan konsentrasi kita menjadi berkurang. Selain itu, saat
tubuh kita kelelahan, maka tubuh kita lebih rawan terserang berbagai penyakit
seperti masuk angin dan sakit kepala. Maka untuk mengurangi risiko tersebut,
ada baiknya kita mengonsumsi asupan vitamin dari sayuran dan buah-buahan atau
menambah suplemen vitamin.
Asam Lambung, gangguan asam lambung/maag merupakan salah satu penyakit yang
kerap muncul saat bulan Ramadan dan asam lambung itu dapat meningkat saat perut
kita lagi kosong. Oleh sebab itu, agar maag tidak terjadi pada kita sebaiknya
jangan lewatkan waktu sahur. Dan jangan lupa juga sebaiknya hindari makanan dan
minuman yang dapat meningkat asam lambung seperti kopi, soda, dan gorengan saat
perut masih dalam keadaan kosong.
Dehidrasi, saat bulan puasa ramadhan, sering
kali tubuh kita kekurangan cairan dan membuat dehidrasi. Apabila kebutuhan air
dalam tubuh kita tak tercukupi, maka sistem kerja organ kita dapat terganggu
dan dapat meningkatkan risiko penyakit. Salah satu tanda bahwa tubuh kita mengalami
kekurangan air, itu dapat kita lihat misal: bibir pecah-pecah, kulit kering,
sertaurine yang berwarna dan berbau. Pedoman Gizi Seimbang yang telah dianjurkan
oleh Kementerian Kesehatan bahwa remaja dan orang dewasa di haruskan/wajib untuk
minum dua liter (sekitar delapan gelas sehari) untuk memenuhi kebutuhan air
dalam tubuh kita.
Batuk, hidangan yang kerap dinikmati
saat berbuka puasa dan sahur, sering kali memicu terjadinya radang tenggorakan.
Sebaiknya jangan banyak mengkonsumsi minuman manis dan dingin serta makanan
manis dan gorengan. Hal ini dapat diganti dan di imbangi dengan konsumsi
air hangat dan buah-buahan agar tidak memicu terjadinya radang tenggorokan.
Sembelit, sulit buang air besar sering
juga jadi masalah saat bulan puasa. Dan pola makan yang tidak beraturan serta
kurangnya asupan cairan adalah salah satu pemicu munculnya konstipasi. Agar
sembelit itu tidak terjadi pada diri kita pada saat bulan puasa kali ini, maka konsumsi
makanan kaya serat dan cairan. Makanan yang kaya akan serat itu, bisa didapat
dari sayuran hijau dan buah-buahan dan tambahan yogurt juga baik dikonsumsi
saat berbuka puasa.(na)

No comments:
Post a Comment